Lemparan BatuLowongan kerja|tki ex magang jepang|resmi non imm|terbaru 2017


  kiri
titik tengah  CARI BARANG
banner kanan
---
  banner kiri
titik  MENU
banner kanan
  banner kiri
titik  ATURAN
banner kanan
---
  banner kiri
titik  LOGIN
banner kanan
Username
Password
 
---
  banner kiri
titik  CUSTOMER SERVICE
banner kanan
Yahoo Messenger:
Customer Services dagangku.comCustomer Services
  banner kiri
titik  BANNER
banner kanan

Video Shooting jakarta

Program Magang Jepang
User: Guest | Anda Belum Login
  INSPIRASI DETAIL
| Diposting oleh Admin | Dibaca 1769 kali dari Website Dagangku.com

Lemparan Batu

Lemparan Batu

Suatu hari, tampak seorang pengusaha muda sedang melaju di jalan raya mengendarai mobil mewah yang baru dibelinya. Perasaan puas, bangga dan senang menyelimutinya karena memiliki mobil yang sudah lama diidam-idamkan.

Tiba-tiba, saat sedang asyik menyetir, dia melihat seorang anak kecil menggerakkan tangan ke arah mobilnya yang disusul suara keras menghantam mobil. “Pletak…!!!” Suara itu terdengar nyaring di sebelah kiri pintu mobil. Sebuah batu kecil mengenai mobil baruya. Spontan, karena kaget, pengusaha muda itu menekan rem mobil kuat-kuat. Dengan perasaan geram, mobil pun segera dimundurkan ke arah dari mana batu itu dilempar

Dia bergegas turun untuk melihat apa yang terjadi dengan pintu mobil kesayangannya. “Aduh bener-bener kurang ajar!” Dia memaki sambil tangannya mengusap sayang goresan di pintu mobil. Amarahnya memuncak Dengan segera matanya menangkap sosok anak kecil yang tadi dilihatnya melempar sesuatu ke arah mobilnya. Dihampiri anak itu dengan tangan terkepal menahan marah, “Hai kamu! Lihat apa yang telah kamu lakukan pada mobil kesayanganku, lihat goresan itu!” Teriaknya penuh amarah sambil bersiap-siap akan memukul.

Si anak tampak pucat dan gemetar ketakutan. Dia berusaha meminta maaf. “Maaf Pak, maaf. Saya salah dan benar-benar minta maaf. Sebab saya tidak tahu lagi harus melakukan apa.” Air mukanya tampak ngeri, matanya berkaca-kaca dan tangannya memohon ampun.

“Maaf Pak, saya melempar batu itu karena tidak ada seorang pun yang mau berhenti.” Dengan airmata berurai yang mulai berjatuhan di pipi, anak tadi menunjuk ke suatu arah. “Itu di sana ada kakakku yang lumpuh. Dia tergelincir terjatuh dari kursi rodanya dan kesakitan. Saya tidak kuat mengangkatnya dan tidak ada seorang pun yang mau behenti menolongnya,” ucapnya sambil terisak dan pandangan mata berharap.

“Tolong kakak saya Pak.” Melihat ketulusan si bocah, sang pengusaha itu tidak mampu berkata apa-apa. Amarahnya pun mulai reda. Tak lama, dia menghampiri dan mengangkat si cacat yang tengah mengerang kesakitan, lalu dia dudukkan ke kursi roda.

Si bocah pun tak henti-hentinya berterima kasih dan mengucapkan maaf. “Terima kasih Pak, semoga Tuhan membalas kebaikan hati Bapak. Dan sekali lagi maaf telah melukai mobil Bapak.” Lalu, si bocah kecil itu pun kembali mendorong kursi roda kakaknya untuk melanjutkan perjalanan. Sementara si pengusaha muda itu kembali mengendarai mobilnya sambil merenungi kejadian yang baru saja dia alami.

“Hidup akan jauh lebih indah dan bermakna jika kita mampu menyisihkan sebagian rezeki, waktu, dan tenaga untuk memperhatikan dan membantu orang lain yang membutuhkan.” Sumber: Buku 18 Wisdom & Success

Artikel Inspirasi Lainnya

    Comment
Nama
:
Email
:
Kategori
:  
Komentar
:
   

Chat Dengan Pakar:
errorHidup adalah bangun,bangun adalah hidup.Apakah hidup dan bangun itu sama??

  inspirasi
mutiara nasehat  MUTIARA NASEHAT
nasehat

Hitung usia Anda ketika Bahagia, Hitung Hidup Anda dengan Senyum, bukan dengan Air Mata ~ John Lennon

-:-----------------:-

  hot link
titik  HOT LINK
hot
  inspirasi
mutiara nasehat  COMMENT
nasehat

From : Ananda
Tanggal : 03 Apr 2010
Pesan : cinta tuch buta.kebanyakan bikin cakit hati.cinta emang butuh pengorbanan.

Banner dagangku